Langsung ke konten utama

”Sayembara” Tembus Rekor Sang “Profesor”


Catatan 23 pertandingan tak terkalahkan Manchester United musim 2010/2011 terhenti di tangan Wolverhampton, setelah pada hari Sabtu Tanggal 5 Februari 2011 Manchester United takluk 2-1. Dengan begitu pupus sudah ambisi Sir Alex Ferguson untuk melampaui rekor Arsenal yang tak tertkalahkan dalam 49 pertandingan Liga Inggris. Rekor Arsenal tersebut dicatatkan pada musim 2003/2004 hingga separuh musim 2004/2005. Setelah enam musim berlalu, asa pecahnya rekor tersebut muncul dengan performa Manchester United yang stabil di awal musim 2010/2011. Namun, begitu memasuki akhir Januari dimana Manchester United dihadapi dengan jadwal padat, akhirnya catatan baik di awal musim terhenti.
Skuad Manchester United pada musim ini tidak jauh berbeda kualitasnya dengan skuad Arsenal pada enam musim lalu. Pemain-pemain seperti Rio Ferdinand, Nani, Rooney, dan Berbatov tidak kalah dengan pemain-pemain Arsenal pada enam musim lalu seperti Sol Campbel, Patrick Vieira, Reyes, dan Henry. Namun, kompetisi telah berubah dan berkembang. Mungkin itulah yang mengalahkan Manchester United. Saat ini tim-tim Liga Primer sudah lebih kompetitif. Tim yang berada di jurang Degradasi pun memiliki kesempatan menang yang sama ketika berhadapan dengan tim papan atas. Pelatih Chelsea, Carlo Ancelotti mengungkapkan, ”Itu mustahil. Ketika Arsenal membukukan rekor tak terkalahkan, tak banyak tim kompetitif.”[1] Ancelotti juga menambahkan, ”Sekarang Liga bukan milik ”The Big Four”, karena kita memiliki tim seperti Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Everton.”[2]
Memang pada Liga yang sudah berkembang seperti sekarang sudah cukup sulit untuk melampaui rekor Arsenal tersebut. Namun, hal itu bukan hal yang mustahil. Tim-tim di liga Primer memiliki peluang yang sama untuk melampaui rekor tersebut. Jadi, saat ini ”Sayembara” tetap berlangsung berbalutkan tehnik dan kreativitas pemain di lapangan hijau. Dan kini saatnya menantikan siapa tim berikutnya yang akan mencoba mendekati dan melampaui rekor arsenal tersebut. (ern, 15-2-2011, 17:22)


[1] Kompas.com/Ancelotti .Mustahil.Patahkan.Rekor.Arsenal.htm/10/2/2011/19:21
[2] Ibid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lekaslah Pulang! Jaga Mental Itu Penting

O ktober memasuki minggu ketiganya di hari ini di tanggal 20. Aku mencoba merenung apa saja yang sudah terjadi dalam 19 hari kebelakang. Memang kalau dipikir-pikir aku sedang memasuki masa burnout. Aku semakin menyadari bahwa burnout ini selalu datang ketika tahun memasuki masa sepertiga akhir. Yah sepertiga kata-kata krusial memang, didalam keyakinanku ada sepertiga malam yang dipercaya tempatnya untuk mengadu kepada yang punya alam semesta agar semuanya dapat didengarkan dan didapatkan solusinya atau jawabanya. Masalah datangnya jawaban pun hanya sang pencipta yang tahu. Tugas sebagai manusia ya hanya meminta. Namun apalah daya sang pendosa ini malah sibuk mengadu, mengetik di blog ini dalam sepertiga malamnya.hehe. Kalau boleh merenungi dan mengeluarkan, ternyata banyak yang membuatku burnout dan aku melampiaskan ke hal-hal lain. Paling umum pasti hal itu membuat produktifitas menurun. Badan ini terasa lelah menghadapi ketidakstabilan kebijakan yang ada di tempat kerja. Saya merasa ...

Selamat Hari Senin Untuk Kesekian Kalinya

Hari ke 293 di tahun 2025, bertepatan dengan hari senin 20 Oktober 2025. Awal pekan yang cerah walaupun suasana hati sedang mendung sebenarnya perkara semalam tim favorit dari kota Merseyside harus takluk dari rival Manchester merahnya. Ya begitulah terkadang kehidupan menciptakan keseimbangan dengan caranya sendiri. Seperti biasa awal pekan disambut dengan pelaksanaan upacara bendera. Pagi ini upacara dipandu oleh kelas XII Sosial 3 dan wali kelasnya sebagai pembina. Sebuah rutinitas biasa khas warisan pendudukan Jepang dimana penduduk desa disuruh berkumpul disebuah tanah lapang dan menghadap ke matahari terbit, hal ini pada saat itu dinamakan sekerei. Sama seperti kebanyakan orang aku menganggap senin itu sangat tidak mengasyikkan untuk disambut. Sebuah hari yang terbiasa kulalui dengan langkah berat. Apalagi harus berhadapan dengan suasana lingkungan   yang sungguh menjemukan. Berhadapan dengan kebijakan-kebijakan setengah matang layaknya tanpa pertimbangan lebih banyak da...

Haaland, Penalti, dan Malam yang Ingin Saya Lupakan

Mo Salah gagal membantu Liverpool melaju di Piala FA Sabtu 4 April 2026, malam yang akan hangat bagi fans Liverpool karena akhirnya Liverpool kembali bermain setelah dua minggu absen karena jeda internasional yang membosankan. Persiapan untuk menonton pun pasti dilakukan apalagi malam ini yang dihadapi adalah rival perburuan juara dalam satu dekade terakhir, yaitu Manchester City. Tentu saja hati sangat berdebar karena ini pertandingan besar, karena menurutku ini sangat layak menjadi pertandingan final. Walaupun kondisi Liverpool belakangan sedang mengalami masa sulit dibawah asuhan Arne Slot. Maka dari itu menyambut laga ini sebenarnya perasaan campur aduk, tentu saja inginnya menang, tapi ada rasa pesimis mengingat performa belakangan ini di Liverpool. Namun setidaknya aku berharap Liverpool bisa memberikan semangat berjuang yang luar biasa dalam pertandingan ini. Harapan sempat ada ketika kick off dimulai Liverpool mampu mengimbangi City bahkan beberapa kali mampu melakukan serangan...