Langsung ke konten utama

Postingan

LIVERPOOL KALAH POWER DI KING POWER

Performa buruk Liverpool ternyata terus berlanjut dalam lanjutan Liga Primer Inggris Sabtu 13 Februari 2021. Bertandang ke King Power Stadium markas dari Leicester City, Liverpool harus mengakui keunggulan tuan rumah 3-1. Hasil ini membuat Liverpool menelan kekalahan ketiga secara beruntun. Di babak pertama Liverpool sangat menguasai pertandingan walaupun jalannya pertandingan cukup lambat. Beberapa kali Liverpool menciptakan peluang, namun berhasil digagalkan oleh barikade pertahanan Leicester. Leicester sendiri hanya sesekali mendapat peluang melalui serangan balik. Salah satunya melalui peluang emas yang didapatkan Vardy yang tendangannya membentur mistar gawang Allison di penghujung babak pertama. Babak kedua sendiri lebih menjanjikan ditunjukkan oleh kedua tim. Permainan lebih hidup dan mulai mengalir agak cepat. Hasil berhasil diraih oleh Liverpool terlebih dahulu dimana Mohammed Salah berhasil menciptakan Gol di menit 67. Praktis gol ini membuat pertandingan lebih hidup ke...

LIVERPOOL, SANG JUARA YANG KEHILANGAN DAYA

Menurunnya performa Liverpool FC bebeberapa match sebelumnya membawa berbagai pertanyaan terutama bagi fans Liverpool, sebenarnya apa yang terjadi dengan klub asuhan Jurgen Klopp ini? Mengingat belum satu tahun mereka mengangkat trofi EPL yang dinanti-nanti selama 30 tahun oleh para Liverpudlian dengan capaian fantastis dengan jarak poin yang sangat lebar dari peringkat kedua Manchester City. Lalu apa yang terjadi sebenarnya dengan performa Liverpool musim 2020/2021 ini? SQUAD BERMASALAH DENGAN KEBUGARAN Squad inti Liverpool musim ini tidak jauh berbeda dengan musim 2019/2020. Praktis Liverpool hanya kehilangan pemain-pemain yang musim lalu mengisi bangku cadangan seperti Dejan Lovren ke Zenit St. Petersburg (12 Juta Pound) dan Rhian Brewster ke Sheffield United (26 juta Pound). Sisanya seperti Adam Lallana dan Nathaniel Clyne pergi karena tak diperpanjang kontrak oleh manajemen. Namun, Liverpool juga menghadirkan muka baru untuk memperdalam squad mereka. Yang p...

PROSES KEMUNDURAN VOC (END)

  A.     Proses Peralihan dan Runtuhnya VOC Pasca penandatangan Perjanjian Paris 1783 yang mengakhiri   Perang antara Inggris dengan Amerika Serikat dan sekutunya, salah satunya Belanda. Belanda melanjutkan penandatangan perjanjian damai dengan Inggris di tahun 1784 dimana Inggris dan Belanda yang memiliki banyak daerah Koloni di Eropa melakukan perdamaian khususnya untuk tidak saling merebut wilayah koloni yang telah dikuasainya. Sebagai dampak dari perjanjian damai tersebut, Perancis memandang Belanda sebagai daerah yang membahayakan. Karena bisa terjadi Inggris akan memanfaatkan wilayah Belanda untuk menyerang Perancis. Apalagi Raja Willem V dari dinasti oranye terkenal sangat dekat dengan Inggris. Melihat hal itu, tindakan yang diambil Perancis untuk mencegah kemungkinan terburuk Inggris menggunakan daerah Belanda untuk menyerang Perancis adalah dengan menyerang terlebih dahulu Belanda dan memanfaatkan kaum patriot yang tidak suka dengan dinasti Oranye...

PROSES KEMUNDURAN VOC

                 Setelah pada abad ke-17 hingga awal abad ke-18 Veerenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) mengalami masa puncak kejayaan. Ditandai dengan semakin banyak kerajaan-kerajaan lokal nusantara berhasil dikuasai, keuntungan perdagangan rempah-rempah yang semakin meimpah. Selain itu jalur perdagangan yang dikuasai oleh VOC semakin besar menyebar luas dari Amsterdam, Tanjung Harapan, India sampai Irian/Papua. Namun, seiring makin banyak wilayah yang dikuasai VOC, hal tersebut juga menuntut kontrol dan pegawasan yang ekstra karena menghadapi permasalahan yang semakin kompleks dan sulit. Dan untuk menangani Hal tersebut dibutuhkan manajemen yang baik yang say angnya pada pertengahan abad ke-18 tidak memadai karena VOC mulai menunjukkan tanda-tanda kemunduran. Faktor-faktor kemunduran VOC tersebut disebabkan diantaranya oleh komponen-komponen berikut. 1.     Perang Inggris – Belanda (1780-1784) Meletusnya Perang ant...

SOAL LATIHAN USBN DAN USP TAHUN 2020 SMA

Bersama-sama kita ketahui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil keputusan terkait UN dan USBN 2020 melalui Permendikbud nomor 43 tahun 2019. Dalam permendikbud tersebut USBN tidak lagi dilaksanakan dan digantikan dengan Ujian Satuan Pendidikan. Ujian Satuan Pendidikan berbeda dengan USBN walau dalam penerapannya mirip. Ujian Satuan Pendidikan tetap diadakan ujian tertulis walau soalnya tidak lagi berstandar nasional. Soal dibuat oleh guur atau Musyawarah Guru Mata Pelajaran masing-masing wilayah. Hal ini dapat dimaklumi karena kemampuan peserta didik setiap wilayah berbeda-beda. Jadi, hal yang ideal apabila soal dibuat oleh masing-masing guru setiap wilayah. Ujian Satuan pendidikan ini merupakan jawaban dari pemerintah untuk memberagamkan ujian sesuai dengan kapasitas dan kemampuan peserta didik di masing-masing daerah atau wilayah. Disini saya mencoba untuk membagikan latihan soal agar peserta didik dapat latihan dalam menghadapi Ujian Satuan Pendidikan yan...

KISI - KISI PELAJARAN SEJARAH UJIAN BERSAMA TENGAH SEMESTER GENAP KELAS X

Untuk siswa kelas X terutama SMAN 1 Bojonggede, berikut ini akan dilampirkan kisi-kisi UTS beserta lampiran materi berupa power point. Semoga bisa menjadi bekal untuk menghadapi Ujian Bersama Tengah Semester Genap.. Check it out! Baca : Soal USP/USBN Sejarah tahun 2020 Kisi-kisi Materi  : Pembagian Zaman Praaksara berdasar Geologis Pembagian Zaman Praaksara berdasar Arkeologis Manusia Purba di Indonesia Sistem Kepercayaan Manusia Purba 10 unsure kebudayaan menurut Brandes sekian semoga pekan UTS ini berjalan lancar untuk kalian semua. ern 180317

Soal Ulangan Harian Sejarah Materi Peristiwa Sekitar Proklamasi 2016/2017

Soal Ulangan Harian 1                                                                     Kelas XII IPS PILIHLAH SALAH SATU DARI PILIHAN JAWABAN (a,b,c,d, dan e) YANG PALING BENAR! 1.     Pada tanggal 7 september 1944 Perdana Menteri Jepang , Jendral Kuniaki Koiso menyampaikan janji kemerdekaan bagi Indonesia di kemudian hari, dengan tujuan….          a.    Menarik simpatik dunia internasional.          b.   Menarik dukungan dari masyarakat Jepang.          c.   Simpatik terhadap perjuangan bangsa Indonesia.      d....